LAPORAN DISKUSI TERBUKA: PELUANG INVESTASI DI PASAR MODAL INDONESIA

by Kang Deni Ridwan on Saturday, December 17, 2011 at 3:05pm

Melbourne, Australia ­– 7 Desember 2011.  Peningkatan nilai aktiva bersih Reksa Dana yang sudah mencapai level Rp. 160 triliun (per Desember 2010) serta imbal hasil yang cukup besar, semakin mendorong minat warga negara Indonesia yang berada di luar negeri untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Untuk memfasilitasi hal tersebut, Ministry of Finance – Indonesia Link (MoFiLink) bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) Victoria, Victoria University Indonesian Student Association (VUISA), serta Monash Indonesia Islamic Society (MIIS) telah menyelenggarakan diskusi terbuka tentang peluang investasi di pasar modal Indonesia. Bertempat di Victoria University City Campus (Flinders), acara tersebut dihadiri oleh sekitar lebih dari 60 mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di berbagai universitas di negara bagian Victoria.

Sesi pertama diskusi terbuka ini disajikan oleh Ihda Muktiyanto (DBA Candidate Victoria University – Bapepam-LK) yang akan menjelaskan pasar modal Indonesia secara umum beserta mekanisme transaksi di pasar modal. Sesi kedua disajikan oleh Biger Adzanna Maghribi (Master of Business (Risk Management) Monash University – Bapepam-LK) dengan topik mengenai produk-produk investasi di pasar modal, khususnya Reksadana. Bertindak sebagai pemandu acara adalah Deni Ridwan (kandidat PhD di Victoria University).

Dengan kapasitasnya sebagai pegawai Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dan penyampaian yang lugas dan sederhana, kedua pembicara mampu membuat diskusi dengan dua topik bahasan: Investasi di Pasar Modal Indonesia dan Reksa Dana sebagai Pilihan Investasi, berjalan menarik. Selain membahas pengertian dasar investasi, perkembangan dan produk pasar modal,mekanisme perdagangan saham di bursa, pembicara pertama juga menekankan pentingnya dimensi perlindungan pemodal. Sementara itu, pembicara kedua melanjutkan dengan menjelaskan lebih rinci salah satu wahana investasi yaitu Reksa Dana. Risiko investasi dan hal lain yang perlu diperhatikan oleh pemodal tidak lupa disampaikan dengan baik.  Antusias para peserta – yang pada umumnya penerima beasiswa AusAID dan DIKTI – juga terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.

Kehadiran beberapa pejabat senior Bapepam-LK, yang sedang melakukan kunjung dinas ke Australian Prudential Regulation Authority dan Australian Securities and Investment Commission di Sydney dan Melbourne, turut mewarnai kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bapak Mulabasa Hutabarat, Kepala Biro Dana Pensiun, menyampaikan pentingnya peran pasar modal sebagai penyedia dana jangka panjang untuk pembangunan Indonesia. Beliau juga mengupas peran perusahaan dana pensiun sebagai investor dalam pasar modal Indonesia.

Delegasi Bapepam-LK, didampingi oleh perwakilan Australia Indonesia Partnership for Economic Governance dan Australian Agency for International Agency, juga disambut hangat oleh para akademisi Victoria University, terutama yang berada di bawah payung Centre for Strategic Economic Studies. Diskusi tentang struktur keuangan di Indonesia terkini termasuk aspek pengawasannya menjadi topik hangat yang diperbincangkan dalam pertemuan tersebut.

Informasi lanjutan, mohon hubungi:

Nella Sri Hendriyetty

Sekretaris Jenderal PPIA Ranting Victoria University (VUISA)

Mahasiswi program PhD di Centre for Strategic Economic Studies, Victoria University

Email: nellasri.hendriyetty@live.vu.edu.au

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s